Rabu, 26 Juni 2019

Pembenihan Ikan Mas Koki (Carrasius auratus)


Pada awalnya mas koki diberi nama ilmiah Cyprinus auratus, yang berarti ”ikan berwarna emas dengan tiga lapis ekor”. Tapi rupanya ilmu pengetahuan dalam taksonomi ikan berkembang pesat sehingga dihasilkan nama biologi baru untuk mas koki, yaitu Carrasius auratus. Namun begitu, lain lagi nama yang diberikan oleh kelompok ahli dari lembaga internasional yang mengatur tentang penamaan zoologi. Para ahli membedakan antara karper krusian (crucian carp) dengan mas koki turunannya. Nama baru Carrasius auratus digunakan untuk mas koki dan Carrasius carrasius untuk karper krusian.
Ikan mas koki merupakan jenis ikan mas yang mempunyai tubuh bulat dan ekor lebar. Ikan ini berasal dari daratan cina, namun di Indonesia sudah lama dapat dibudidayakan. Pemasaran ikan ini selain di dalam negeri juga merupakan jenis ikan yang di eksport dan harganyapun cukup tinggi.


Parameter Ikan Mas Koki





Pembenihan ikan mas (Cyprinus carpio)


Pembenihan ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan usaha budidaya yang berfokus pada pengembang biakkan benih ikan, bukan pembesaran. Benih yang dihasilkan bukan untuk tujuan konsumsi melainkan digunakan untuk dijual sebagai budidaya pembesaran. Berikut ini adalah langkah dalam budidaya pembenihan ikan mas.

Memilih Calon Indukan
Untuk menyeleksi calon indukan sebaiknya dilakukan saat ikan masih berukuran 100-200 gram.Calon indukan jantan dan betina dipilih berdasarkan ciri-ciri sebagaiberikut:
Umur indukan betina tidak kurang dari 1,5-2 tahun dengan berat minimal 2 kg per ekor, untuk indukan jantan umurnya tidak kurang dari 8 bulan dengan berat minimal 0,5 kg per ekor.
Ikan mas yang baik untuk indukan kepalanya lebih kecil dari badannya, secara fisiknya juga mulus dan tidak cacat. Warna sisiknya cerah, karena sisik yang kusam menandakan ikannya terlalu tua.
Calon indukan harus berasal dari keturunan yang berbeda, baik jantan maupun betina. Supaya tidak terjadi inbreeding yang menurunkan kualitas benih ikan.

Cara Pembenihan Ikan Gurame (Osphronemus goramy)


Usaha pembenihan ikan gurame (Osphronemus goramy) ini meliputi pemeliharaan induk pemijahan, penetasan telur ikan gurame, dan perawatan larva sampai berukuran sebesar biji oyong. Larva berumur 12-30 hari ini selanjutnya dirawat sampai bobotnya mencapai 10 - 15 g/ekor (umur 4 bulan). Benih sebesar ini siap untuk didederkan. Namun, ada juga yang menjual telur untuk di tetaskan.

Pemilihan Induk Gurame
Ciri induk jantan yang dipilah adalah adanya benjolan di kepala bagian atas, rahang bawah yang tebal dan tidak adanya bintik pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya memerah berbintik hitam terang degan perut membentuk sudut tumpul. Sedangkan induk betina yang siap pijah ditandai dengan bentuk kepala bagian atas datar rahang bawah tipis dan adanya bintik hitam pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya lebih terang daripada induk jantan dan bentuk perutnya besar bulat.

Cara Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis niloticus)


Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah jenis ikan yang mudah di budidayakan sangat berbeda dengan ikan lele atau ikan budidaya lainnya. Dalam budidayanya ikan nila tidak memilih milih jenis pakan. Selain itu ikan nila juga memiliki prospek pasar yang bagus karena permintaan ikan nila tergolong tidak pernah menurun. Konsumsi ikan nila terbanyak datang dari rumah tangga dan usaha rumah makan serta restoran. Cara membudidayakan ikan nila juga tergolong mudah
Budidaya ikan nila bukan hanya tentang pembesarannya saja melainkan proses pembenihan. Saat ini kebanyakan peternak pembesaran ikan nila tidak mau bersusah-susah memijahkan ikan nila karena dinilai kurang efektif. Petani pembesaran ikan nila lebih suka membeli bibit dari petani yang melakukan pembibitan ikan nila hal tersebut dinilai meraka lebih efektif ketimbang harus melakukan pemijahan karena dapat memakan waktu dan modal yang lebih banyak. Hal tersebut menjadi peluang tersendiri bagi petani pembenihan ikan nila karena pasar untuk bibit ikan nila sudah terbentuk dengan sendirinya.

Cara Pemijahan Ikan Guppy (Poecilia reticulata)



            Ikan Guppy dengan nama ilmiahnya (Poecilia reticulata) ditemukan oleh Robert John Lechmere Guppy, seorang yang berkebangsaan Inggris, di Trinidad pada tahun 1850.

Guppy dijuluki ikan ’seribu’ (million fish) karena ikan ini gampang dan cepat sekali berkembang biak. Guppy alam / liar pernah juga digunakan sebagai alat untuk membasmi jentik nyamuk malaria.

            Kemampuannya untuk melahap jentik nyamuk terbukti efektif untuk meredam perkembangan malaria. Sampai sekarang guppy alam dapat dengan mudah ditemukan di kolam, parit dan sungai kecil. Guppy selain dikenal sebagai ikan yang gampang berkembang biak juga memiliki julukan ikan ‘pelangi’ karena pola warna yang beragam dan banyak corak baru yang muncul saat dikawinsilangkan.



Parameter Ikan Guppy





Cara Pembenihan Budidaya Ikan Zebra Pink Slayer (Brachydanio rerio)



  Ikan Zebra Pink Slayer (Brachydanio rerio) berasal dari Myanmar, India, dan Srilangka. Ukuran tubuh maksimal sekitar 5 cm. Ikan ini bersifat omnivora, tetapi senang pakan alami permukaan seperti kutu air karena hidupnya di kolam air. Ikan zebra lazimnya ditemukan tumbuh dan berkembang pada perairan yang mengalir. Oleh Karena itu kalau ia dipelihara dalam aquarium atau bak pemeliharaan air terlihat amat gesit dan lincah. Begitu lincahnya ada kesan si zebra ini amat liar padahal didalam aquarium ia hidup amat tentram dengan ikan jenis lain meski tidak seukuran dengan dia.

Parameter Ikan Zebra Pink Slayer




Cara Pembenihan Ikan Cupang (Betta Sp)


Ikan cupang (Betta Sp) merupakan salah satu ikan hias yang mempunyai alat pernapasan tambahan berupa labirin. Dengan bantuan alat tersebut, ikan ini dapat mengambil oksigen langsung dari udara. Dengan demikian dalam pemeliharaan ikan cupang, aerasi tidak harus dipasang sehingga dapat menghemat penggunaan listrik dan sarana sistem aerasi.


Cara pembenihan ikan cupang. Ikan cupang merupakan ikan yang suka bertarung, terutama ikan jantan, tetapi ikan jantan memiliki daya tarik sangat indah dibalik siripnya, dengan warna - warna yang menarik di mata. Ikan yang sangat bagus di jadikan dekorasi didalam aquarium ini.


            Ikan cupang dapat bereproduksi dan berkembang dengan cara bertelur. Telur ikan menempel pada substrat seperti akar tanaman, daun-daun atau serabut rapia. Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Karena pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin yang semakin didominasi anak cupang berkelamin betina.